Pages

Selasa, 14 Januari 2014

SMS (Short Memory Sindrome)



Belakangan ini, saya mengalami masalah ingatan yang cukup menyusahkan saya. Coba bayangkan. Ketika saya buka google, tiba-tiba saya lupa tadinya mau googling apa? Dan itu SELALU terjadi tiap mau browsing, sering juga mau nyari buku dan lupa mau nyari buku apa, masalahnya rak bukunya tinggal noleh aja ke belakang, eh tiba-tiba, trus lupa aja! Padahal bedanya hanya beberapa detik, sering juga ke kamar mandi lupa bawa odol atau sikat gigi, trus balik lagi ke kamar maksudnya mau ambil barang yang dimaksud, Selesai, saya kembali lagi ke kamar mandi daaan gak bawa apa-apa.
Atau ketika berada di rumah, setelah saya menyalakan lampu kamar lalu tiba-tiba beberapa menit kemudian bertanya, “Siapa yang menyalakan lampu kamarnya??” Huaaa..

Salah satu termasuk yang parah adalah, lupa nama teman sendiri, saya diminta menulis nama-nama teman untuk dikelompokkan ke tema-tema sebuah mata kuliah yang bakal didiskusikan setiap minggu. Satu persatu teman saya maju, mereka kan gak perlu sebut nama tinggal nunjuk tema yang ada di layar komputer dan saya tinggal menuliskan namanya saja, tapiii saya lupa nama mereka sodara-sodara! padahal wajah orangnya udah jelas-jelas di depan saya dan saya harus ‘bekerja keras’ mengingat (otak saya bekerja keras dalam arti sebenarnya! mencoba mengingat nama mereka satu persatu) sambil melihat wajah si empunya nama *so phatetic* T_T


Masa' saya cepat sekali lupa dengan suatu hal yang baru beberapa menit yang lalu udah ada di kepala saya?? Padahal umur masih 20-an. Lalu saya mengoogling tentang kemungkinan adanya kelainan yang ada pada otak saya ini, ternyata ada kemungkinan saya terkena Short Memory Sindrome (SMS) katanya sih penyebabnya adalah beban kerja yang tinggi, jarang berolahraga, dan makanan yang dikonsumsi kurang sehat. Untuk alasan yang pertama bagi saya, sepertinya kurang mungkin, saya kan gak kerja, heheh, tapi untuk alasan yang kedua dan yang ketiga bisa jadi, bisa jadi..*manggut-manggut*


Karena itulah, semakin kesini saya selalu menyempatkan waktu untuk bermain game melatih otak. Otak saya sepertinya juga harus berolahraga, gara-gara fisik gak pernah olahraga, otak saya juga ikutan gak pernah senam.ckckckck..

Yogyakarta, 12 Januari 2014

0 komentar:

Poskan Komentar