Pages

Jumat, 24 Mei 2013

Saya HARUS Ngeblog


source :http://www.voxuspr.com/blog/wp-content/uploads/2012/09/blog_cartoon.350.jpg


Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu ketujuh yang bertemakan , Seandainya Saya Tidak Ngeblog.

Saya tidak pernah memikirkan jika saya tidak ngeblog. Hal ini baru terpikir setelah Kakak Pacca menjadikannya sebagai tema di minggu ketujuh ini. Selama ini yang saya pikirkan saya merasa saya HARUS ngeblog, walaupun saya mengakui kadang-kadang masih mood-moodtan untuk menulis. Jujur saya menganggap diri saya sebagai penulis wanna be, atau apalah, tapi saya merasa saya harus menulis. Menulis bagi saya semacam terapi atau obat yang tidak saya dapatkan di apotek atau jika harus mendatangi psikiater untuk berkonsultasi.

source: http://paintermommy.com/wp-content/uploads/2009/08/image001-1.jpg

Jika saya ingat-ingat, pikir-pikir lagi, ada banyak alasan mengapa saya memutuskan untuk ngeblog. Saya memulai ngeblog sekitar tahun 2009, dimulai dengan memposting tulisan tentang kejadian-kejadian aneh bin ajaib teman-teman kuliah saya dan juga cerpen-cerpen. Sempat vakum beberapa lama, saya memutuskan untuk menutup blog lama saya.  Tahun 2012, saya memulai ngeblog lagi walau masih terseok-seok.

Ketika Paccarita mengadakan tantangan ini, saya lalu menjadikannya sebagai kesempatan bagi saya untuk bisa rutin ngeblog paling tidak seminggu sekali. Jujur, saya tidak mengincar hadiahnya, hehe. Saya bersyukur dengan ajang ini, yang ‘memaksa’ saya patuh pada deadline untuk menulis. 

Saat ini saya menulis masih sebatas menyalurkan hobi dan sebagi ‘pelampiasan’. Saya ingat betapa lancar dan mudahnya menulis hampir 2000 kata ketika saya sedang kecewa dalam waktu tidak sampai setengah jam. Saya menulisnya dengan penuh emosi dan tidak terasa, ketika kalimat terakhir selesai saya tuliskan, mendung di hati pun sudah pergi. See? Daripada menunjukkan amarah dan sedih kita kepada orang lain, mending dilampiaskan ke tulisan. Bukan berburuk sangka, saya pikir kadang ada orang yang mau mendengarkan cerita kita hanya karena penasaran bukan karena peduli. Jadi, jika saya tidak ngeblog, maka saya stres sendiri karena tidak ada pelampiasan, heheh.

source: http://danieltay.me/wp-content/uploads/2013/03/blog-cartoon.jpg


Ada juga kalimat bagus yang pernah saya dengar jika menulis bisa merapikan kenangan. Saya pikir artinya ketika kita menuangkan cerita masa lalu kita, itu sebagai dokumentasi yang istimewa selain foto yang sewaktu-waktu dapat kita buka dan lihat lagi. Tentu rasanya berbeda melihat kenangan dalam bentuk foto dan dalam bentuk sebuah tulisan. Tulisan bisa membuka kembali kenangan-kenangan itu dengan cara yang indah. Jika saya tidak ngeblog, maka saya tidak bisa mendokumentasikan kenangan masa lalu dan merapikannya melalui tulisan.

Ketika kau bukan anak seorang raja atau bukan anak seorang ulama besar, maka menulislah. Pernah dengar ungkapan itu?  Itu adalah ungkapan dari Imam Ghazali. Mungkin maksudnya adalah dengan menulis (ngeblog) kita jadi bisa eksis atau bisa dikenal banyak orang lewat buah pikiran kita dalam blog.  Saya bukan anak yang berasal dari seorang raja atau ulama besar, walaupun saya juga belum terkenal karena tulisan-tulisan saya, yah, paling tidak orang-orang yang mengikuti ‘8 Minggu Ngeblog Bersama Anging Mammiri’ mampir dan melihat tulisan yang saya ikutkan dalam ajang ini, heheh. Jadi, ketika seandainya saya tidak ngeblog, tulisan saya mungkin tidak dibaca oleh orang lain yang saya bahkan tidak mengenalinya, ketimbang saya hanya menyimpannya dalam salah satu folder di personal computer saya.

Saya tiba-tiba teringat kata salah seorang dosen saya. Orang-orang Indonesia masih banyak yang berada pada posisi pengakses atau penikmat konten, masih sedikit orang-orangnya yang menjadi pencipta atau pembuat konten. Itulah salah satu penyebab kita tertinggal dengan negara-negara maju lainnya. Dengan banyaknya variasi, kita jadi banyak pilihan konten. Menjadi blogger merupakan cara kita agar bisa menciptakan konten, semakin banyak blogger, maka semakin banyak pencipta berbagai variasi konten di negara ini. Yuk, kita mencipta konten daripada harus terus-terusan jadi orang yang nerimo saja, paling tidak untuk diri sendiri dulu.

source http://t2.gstatic.com/images?



2 komentar:

Indah PM mengatakan...

tes..tes

Indah PM mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

Poskan Komentar